Pemprov Lampung Perkuat Layanan Kesehatan untuk Tekan TBC

- Jurnalis

Jumat, 24 April 2026 - 09:29 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Bandar Lampung– Wakil Gubernur Lampung Jihan Nurlela kembali menegaskan keseriusan Pemerintah Provinsi Lampung dalam mempercepat penanggulangan Tuberkulosis (TBC). Penegasan tersebut disampaikan saat menerima audiensi Persatuan Dokter Paru Indonesia (PDPI) Cabang Lampung di ruang kerjanya, Jumat (24/4/2026).

Menurut Wagub Jihan, pertemuan ini menjadi bagian dari langkah strategis menindaklanjuti arahan pemerintah pusat, khususnya setelah kunjungan Wakil Menteri Kesehatan RI. Ia menilai, posisi Lampung sebagai wilayah prioritas nasional menuntut adanya percepatan dan penguatan program eliminasi TBC secara menyeluruh.

Ia mengungkapkan optimisme bahwa Lampung mampu menjadi contoh keberhasilan penanganan TBC. Pengalaman dalam mengendalikan pandemi COVID-19  telah membentuk pola kerja kolaboratif yang solid antara pemerintah dan tenaga kesehatan.

“Kita sudah memiliki pengalaman dalam penanganan krisis kesehatan secara terstruktur dan masif. Pendekatan itu akan kita adaptasi untuk mempercepat eliminasi TBC di Lampung,” ujarnya.

Baca Juga :  Kasus Diskominfo Lamsel Bergulir, FAGAS Ungkap Pola Janggal Belanja Rp 12 Miliar 

Meski tren kesembuhan TBC terus membaik, Wagub menekankan pentingnya penguatan sistem deteksi dini yang terintegrasi dengan penanganan hingga tuntas. Ia menyebut, tantangan utama saat ini adalah memastikan setiap kasus teridentifikasi sejak awal dan mendapat pengobatan yang optimal.

Untuk itu, Pemprov Lampung akan mengoptimalkan peran seluruh lini layanan kesehatan, mulai dari Puskesmas, Posyandu, hingga kader kesehatan di tingkat desa. Sebagai bagian dari transformasi digital, pemerintah daerah juga tengah menyiapkan integrasi program TBC ke dalam aplikasi “Lampung In”.

Platform ini diharapkan mampu menghadirkan sistem pemantauan data pasien secara real-time, sehingga intervensi dapat dilakukan lebih cepat dan tepat sasaran.

Dalam mendukung langkah tersebut, Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik Provinsi Lampung diminta untuk menjalin koordinasi intensif dengan PDPI, khususnya dalam penguatan sistem pertukaran data (bridging).

Baca Juga :  Kepung Kejagung RI, ALAM BAKA Desak Tetapkan Tersangka Kasus Mafia Tanah dan Korupsi di Lampung

“Intervensi kebijakan harus ditopang dengan data yang kuat agar setiap langkah yang diambil benar-benar berdampak pada peningkatan kesehatan masyarakat,” tegasnya.

Dari sisi capaian, indikator Standar Pelayanan Minimal (SPM) bidang kesehatan di Lampung menunjukkan perkembangan positif. Pada 2024, capaian mencapai 103 persen dan meningkat menjadi 131 persen pada 2025. Hingga triwulan pertama 2026, realisasi telah menyentuh 19 persen.

Sementara itu, tingkat keberhasilan pengobatan TBC sensitif obat juga mengalami peningkatan, dari 95 persen pada 2024 menjadi 98 persen di tahun 2025. Pada triwulan pertama 2026, capaian pengobatan tercatat sebesar 81 persen.

Dengan penguatan kolaborasi antara pemerintah, tenaga medis, dan masyarakat, Pemprov Lampung optimistis upaya eliminasi TBC dapat berjalan lebih efektif dan berkelanjutan, sekaligus meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat secara menyeluruh.

Follow WhatsApp Channel metodik.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tak Kunjung Ditemui, Demonstran Lampung Bentrok dengan Petugas Kementerian Imipas
FAGAS Lampung “Bongkar Aib” Pengelolaan Anggaran Dinas PUPR Pringsewu
JPSI Seret Dugaan Skandal KI dan KPID ke APH
Dominasi Penyedia di BPBJ Tanggamus, FAGAS: Sarat Pengondisian
FAGAS Bongkar Pola Janggal Belanja Sekwan Pringsewu
Kasus Diskominfo Lamsel Bergulir, FAGAS Ungkap Pola Janggal Belanja Rp 12 Miliar 
Perkuat Peran Satlinmas, Bandar Lampung Jadi Tuan Rumah Kemah Bhakti Satya Linmas
FAGAS Bongkar Dugaan Pengondisian Penyedia di Bagian Umum Setda Pringsewu
Berita ini 6 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Kamis, 15 Oktober 2026 - 18:11 WIB

Tak Kunjung Ditemui, Demonstran Lampung Bentrok dengan Petugas Kementerian Imipas

Senin, 5 Oktober 2026 - 14:12 WIB

FAGAS Lampung “Bongkar Aib” Pengelolaan Anggaran Dinas PUPR Pringsewu

Senin, 5 Oktober 2026 - 13:41 WIB

JPSI Seret Dugaan Skandal KI dan KPID ke APH

Senin, 5 Oktober 2026 - 11:33 WIB

Dominasi Penyedia di BPBJ Tanggamus, FAGAS: Sarat Pengondisian

Rabu, 30 September 2026 - 11:26 WIB

FAGAS Bongkar Pola Janggal Belanja Sekwan Pringsewu

Berita Terbaru