Antisipasi Dampak Kemarau dan Abu Vulkani, Pemprov Lampung Ajak Warga Gelar Salat Minta Hujan

- Jurnalis

Rabu, 9 September 2026 - 11:29 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

METODIK.ID, Bandar Lampung – Kekeringan berkepanjangan yang melanda Lampung, diperparah sebaran abu vulkanik dari aktivitas Gunung Anak Krakatau, mendorong Pemerintah Provinsi Lampung mengambil langkah spiritual. Rencananya, Salat Istisqa dan doa bersama akan digelar untuk memohon turunnya hujan.

Wakil Gubernur Lampung, Jihan Nurlela, menjelaskan bahwa langkah ini merupakan tindak lanjut dari imbauan Majelis Ulama Indonesia (MUI) yang telah lebih dulu menyerukan pelaksanaan salat tersebut kepada masyarakat.

Kegiatan dijadwalkan berlangsung Kamis, 10 September 2026, pukul 09.00 WIB, bertempat di Lapangan Korpri, kompleks Pemerintah Provinsi Lampung. Jihan mengungkapkan harapannya agar seluruh elemen masyarakat, termasuk tokoh agama dan umat Muslim se-Lampung, turut ambil bagian dalam ibadah ini. Bagi yang berhalangan datang langsung ke lokasi, ia menyebut pelaksanaan salat tetap bisa dilakukan secara mandiri di kediaman masing-masing.

Baca Juga :  Pemprov Lampung Dorong Transformasi Ekonomi Lewat Hilirisasi dan Penguatan SDM

Di luar agenda keagamaan, Pemprov Lampung disebut tetap menjalankan pemantauan intensif terhadap perkembangan Gunung Anak Krakatau bersama instansi terkait, guna memastikan respons cepat atas setiap perubahan kondisi di lapangan.

Baca Juga :  Gubernur Lampung Hadiri Acara Penyerahan Juara Lomba "Cawo Bubalah Lampung" dalam Rangka Hari Pendidikan Nasional 2026

Jihan turut menghimbau masyarakat untuk tidak panik, namun tetap waspada. Ia menekankan pentingnya kekompakan warga dalam menyaring informasi, dengan hanya mempercayai kabar dari sumber-sumber resmi terkait kondisi bencana.

Sebagai langkah kesiapsiagaan tambahan, warga juga diminta menyiapkan tas siaga bencana yang mudah dijangkau di rumah, sehingga dapat segera dibawa jika sewaktu-waktu diperlukan dalam situasi darurat. (Red)

Follow WhatsApp Channel metodik.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tak Kunjung Ditemui, Demonstran Lampung Bentrok dengan Petugas Kementerian Imipas
FAGAS Lampung “Bongkar Aib” Pengelolaan Anggaran Dinas PUPR Pringsewu
JPSI Seret Dugaan Skandal KI dan KPID ke APH
Dominasi Penyedia di BPBJ Tanggamus, FAGAS: Sarat Pengondisian
FAGAS Bongkar Pola Janggal Belanja Sekwan Pringsewu
Kasus Diskominfo Lamsel Bergulir, FAGAS Ungkap Pola Janggal Belanja Rp 12 Miliar 
Perkuat Peran Satlinmas, Bandar Lampung Jadi Tuan Rumah Kemah Bhakti Satya Linmas
FAGAS Bongkar Dugaan Pengondisian Penyedia di Bagian Umum Setda Pringsewu
Berita ini 11 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Kamis, 15 Oktober 2026 - 18:11 WIB

Tak Kunjung Ditemui, Demonstran Lampung Bentrok dengan Petugas Kementerian Imipas

Senin, 5 Oktober 2026 - 14:12 WIB

FAGAS Lampung “Bongkar Aib” Pengelolaan Anggaran Dinas PUPR Pringsewu

Senin, 5 Oktober 2026 - 13:41 WIB

JPSI Seret Dugaan Skandal KI dan KPID ke APH

Senin, 5 Oktober 2026 - 11:33 WIB

Dominasi Penyedia di BPBJ Tanggamus, FAGAS: Sarat Pengondisian

Rabu, 30 September 2026 - 11:26 WIB

FAGAS Bongkar Pola Janggal Belanja Sekwan Pringsewu

Berita Terbaru