Pemprov Lampung Perkuat Ekonomi Syariah Melalui LaSEF 2026

- Jurnalis

Minggu, 10 Mei 2026 - 20:44 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Bandar Lampung — Pemerintah Provinsi Lampung terus memperkuat pengembangan ekonomi syariah sebagai salah satu pilar pembangunan daerah melalui penyelenggaraan Lampung Sharia Economic Festival (LaSEF) Tahun 2026 yang resmi ditutup pada rangkaian Closing Ceremony di Lampung City Mall, Minggu (10/05/2026) malam.

Dalam sambutannya, Gubernur Rahmat Mirzani Djausal menyampaikan bahwa LaSEF 2026 menjadi momentum strategis dalam memperkuat kolaborasi lintas sektor guna mendorong pertumbuhan ekonomi syariah yang inklusif, produktif, dan berkelanjutan di Provinsi Lampung.

“Selama tiga hari pelaksanaan kegiatan, kita telah menyaksikan bagaimana ekonomi syariah hadir dan tumbuh nyata di tengah masyarakat melalui berbagai rangkaian kegiatan yang inspiratif dan penuh manfaat,” ujar Gubernur.

Menurut Gubernur, penyelenggaraan LaSEF 2026 merupakan bukti nyata komitmen bersama dalam mendukung pembangunan daerah, khususnya pada penguatan industri halal, pemberdayaan ekonomi umat, serta pengembangan UMKM berbasis syariah.

Baca Juga :  Ribuan Desa Terima Bantuan, Pemprov Lampung Dorong Pertumbuhan Ekonomi dari Desa

Dalam kegiatan tersebut, sebanyak 40 pelaku UMKM turut berpartisipasi dalam Halal Mart dengan menampilkan berbagai produk unggulan khas Lampung, mulai dari kuliner, kopi, produk olahan, hingga wastra daerah. Partisipasi tersebut menunjukkan besarnya potensi produk lokal Lampung sebagai penggerak ekonomi syariah yang berdaya saing.

Selain itu, LaSEF 2026 juga menghadirkan berbagai kegiatan yang mendorong penguatan nilai spiritual dan pemberdayaan masyarakat, di antaranya Tabligh Akbar serta berbagai lomba dan kompetisi bagi generasi muda sebagai wadah positif untuk menumbuhkan kreativitas dan kecintaan terhadap ekonomi syariah.

Gubernur juga menyampaikan bahwa Lampung memiliki potensi besar untuk menjadi salah satu pusat pertumbuhan ekonomi syariah di Sumatera yang didukung oleh sektor pertanian, UMKM, industri halal, pondok pesantren, serta potensi zakat dan wakaf produktif.

Baca Juga :  Korve PKOR Way Halim Jadi Momentum Pembenahan Kawasan dan Ruang Publik

“Ketika desa berkembang, UMKM naik kelas, petani memperoleh nilai tambah, dan akses pembiayaan semakin terbuka, maka ekonomi Lampung akan bergerak semakin kuat dan berkelanjutan,” katanya.

Pada kesempatan tersebut, LaSEF 2026 juga menghadirkan solusi nyata terhadap isu strategis daerah melalui program Wakaf Sumur Produktif guna membantu menjaga produktivitas petani di tengah tantangan perubahan iklim dan dampak El Nino.

Gubernur mengajak seluruh pemangku kepentingan, mulai dari Bank Indonesia, OJK, perbankan syariah, akademisi, ulama, pelaku usaha, hingga masyarakat untuk terus memperkuat sinergi dalam membangun ekosistem ekonomi syariah di Provinsi Lampung.

“Ekonomi syariah akan menjadi kekuatan besar apabila seluruh elemen mampu berjalan dalam satu orkestrasi untuk mewujudkan pembangunan ekonomi yang inklusif, berkeadilan, dan berkelanjutan,” ujarnya.

Follow WhatsApp Channel metodik.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tak Kunjung Ditemui, Demonstran Lampung Bentrok dengan Petugas Kementerian Imipas
FAGAS Lampung “Bongkar Aib” Pengelolaan Anggaran Dinas PUPR Pringsewu
JPSI Seret Dugaan Skandal KI dan KPID ke APH
Dominasi Penyedia di BPBJ Tanggamus, FAGAS: Sarat Pengondisian
FAGAS Bongkar Pola Janggal Belanja Sekwan Pringsewu
Kasus Diskominfo Lamsel Bergulir, FAGAS Ungkap Pola Janggal Belanja Rp 12 Miliar 
Perkuat Peran Satlinmas, Bandar Lampung Jadi Tuan Rumah Kemah Bhakti Satya Linmas
FAGAS Bongkar Dugaan Pengondisian Penyedia di Bagian Umum Setda Pringsewu
Berita ini 3 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Kamis, 15 Oktober 2026 - 18:11 WIB

Tak Kunjung Ditemui, Demonstran Lampung Bentrok dengan Petugas Kementerian Imipas

Senin, 5 Oktober 2026 - 14:12 WIB

FAGAS Lampung “Bongkar Aib” Pengelolaan Anggaran Dinas PUPR Pringsewu

Senin, 5 Oktober 2026 - 13:41 WIB

JPSI Seret Dugaan Skandal KI dan KPID ke APH

Senin, 5 Oktober 2026 - 11:33 WIB

Dominasi Penyedia di BPBJ Tanggamus, FAGAS: Sarat Pengondisian

Rabu, 30 September 2026 - 11:26 WIB

FAGAS Bongkar Pola Janggal Belanja Sekwan Pringsewu

Berita Terbaru