Proyeksi IHSG Pekan Depan: Koreksi Terbatas atau Rebound? Cek Rekomendasi Sahamnya

- Jurnalis

Sabtu, 9 Mei 2026 - 16:53 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Metodik.id – Jakarta, Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) masih cenderung terbatas sepanjang perdagangan pekan ini. Meski sempat mengalami tekanan signifikan pada akhir pekan, IHSG masih mampu mencatatkan penguatan tipis secara mingguan.

Pada perdagangan Jumat (8/5/2026), IHSG anjlok 204,92 poin atau 2,86% ke level 6.969,4 di Bursa Efek Indonesia (BEI). Kendati demikian, secara akumulatif dalam sepekan, IHSG masih membukukan kenaikan tipis sebesar 0,18%.

Investment Analyst Infovesta Utama, Ekky Topan menilai, pergerakan IHSG selama sepekan terakhir ditopang oleh membaiknya ekspektasi terhadap sentimen global. Salah satunya berasal dari harapan meredanya konflik antara Iran dan Amerika Serikat (AS), serta penurunan harga minyak dunia.

Menurutnya, sentimen geopolitik dan arah harga minyak masih menjadi faktor utama yang memengaruhi pergerakan pasar keuangan global maupun domestik saat ini.

“Meskipun demikian, penguatan IHSG belum sepenuhnya solid karena investor masih cenderung wait and see terhadap kejelasan perkembangan global,” ujarnya kepada Kontan, Jumat (8/5/2026).

Di sisi lain, Head of Retail Research MNC Sekuritas, Herditya Wicaksana mengatakan, perdagangan IHSG sepanjang pekan ini masih dibayangi tekanan jual dari investor.

Baca Juga :  Dynamic Capital Ltd IPO gets oversubscribed by over five times on Day 20

Ia menjelaskan, terdapat beberapa faktor yang memengaruhi pergerakan IHSG. Pertama, data makroekonomi Indonesia menunjukkan adanya perbaikan. Namun, pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS masih menjadi tekanan tersendiri bagi pasar.

Kedua, konflik di Timur Tengah yang masih berlanjut akibat belum tercapainya kesepakatan dalam perundingan AS-Iran turut meningkatkan kekhawatiran investor terhadap potensi krisis energi global.

Selain itu, pasar juga mencermati rencana pemerintah terkait kenaikan royalti mineral dan batu bara (minerba) guna meningkatkan pendapatan negara.

“Yang terbaru, adanya rencana usulan pemerintah untuk menaikkan royalti minerba untuk meningkatkan penghasilan negara,” ujarnya kepada Kontan, Jumat.

Untuk perdagangan awal pekan depan, Ekky memperkirakan IHSG masih berpotensi bergerak fluktuatif dengan peluang koreksi terbatas. Menurut dia, area support kuat IHSG berada di kisaran 6.900–7.000.

Selama belum ada kejelasan baru terkait sentimen global, IHSG diperkirakan masih bergerak konsolidatif dalam rentang saat ini.

Ekky memproyeksikan IHSG pada Senin (11/5/2026) bergerak di kisaran 6.950–7.200 dengan kecenderungan pelaku pasar masih bersikap wait and see.

Baca Juga :  ABC’s head of AI research outlined the 7 areas the bank is looking to apply the tech

Dari sisi sektoral, Ekky melihat sektor perbankan mulai menunjukkan pemulihan harga setelah sebelumnya mengalami koreksi cukup dalam. Selain itu, sektor telekomunikasi juga mulai memperlihatkan penguatan.

Ia menambahkan, saham-saham emiten yang terafiliasi dengan grup Prajogo Pangestu juga layak dicermati karena mulai kembali bergerak mengikuti sentimen pasar.

“Namun, strategi tetap perlu selektif dan lebih cocok untuk trading jangka pendek selama arah IHSG masih konsolidatif,” katanya.

Sementara itu, Herditya memperkirakan IHSG berpeluang mengalami penguatan terbatas pada perdagangan Senin mendatang dengan level support di 6.946 dan resistance di 7.049.

“Diperkirakan ada technical rebound setelah terjadi tekanan pada hari Jumat ini,” ungkapnya.

Adapun sejumlah saham yang direkomendasikan untuk dicermati pelaku pasar antara lain MAPA dengan target harga Rp 695–Rp 725 per saham, AADI di kisaran Rp 10.225–Rp 10.825 per saham, serta BULL dengan target Rp 520–Rp 555 per saham.

Follow WhatsApp Channel metodik.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pembangunan Gedung Cathlab RSUD Way Kanan Diduga Mangkrak Lintas Tahun Anggaran, LSM GRADASI Endus Dugaan Penyelewengan
Tuntutan Diterima, ALAM BAKA Kawal Janji Ditjen Perkebunan Turun ke Lampung
Tak Lolos SPMB, Wali Kota Jamin Siswa Tetap Bisa Bersekolah di SMP Negeri
Anggota Sat Samapta Polres Pesawaran Amankan ODGJ di Desa Taman Sari Kecamatan Gedong Tataan
Selamat Jalan Jenderal TNI (Purn) Ryamizard Ryacudu
BRILink Agen Hadir di Ujung Keramikan Suoh, Permudah Akses Layanan Keuangan Masyarakat
Massa Bakar Ponpes di Mesuji Lampung, Dipicu Dugaan Pencabulan
Jutaan Orang Sudah Kena Tipu Hoaks di TikTok — Ini Cara AI Bisa Menyelamatkanmu
Berita ini 3 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Senin, 24 Agustus 2026 - 16:18 WIB

Pembangunan Gedung Cathlab RSUD Way Kanan Diduga Mangkrak Lintas Tahun Anggaran, LSM GRADASI Endus Dugaan Penyelewengan

Kamis, 13 Agustus 2026 - 15:20 WIB

Tuntutan Diterima, ALAM BAKA Kawal Janji Ditjen Perkebunan Turun ke Lampung

Kamis, 2 Juli 2026 - 20:01 WIB

Tak Lolos SPMB, Wali Kota Jamin Siswa Tetap Bisa Bersekolah di SMP Negeri

Sabtu, 13 Juni 2026 - 14:42 WIB

Anggota Sat Samapta Polres Pesawaran Amankan ODGJ di Desa Taman Sari Kecamatan Gedong Tataan

Minggu, 31 Mei 2026 - 18:02 WIB

Selamat Jalan Jenderal TNI (Purn) Ryamizard Ryacudu

Berita Terbaru

Sosial Budaya

Ihsan C25 Pegang Nahkoda Sebagai Pengendali Air Perumahan DLR5

Sabtu, 10 Okt 2026 - 10:06 WIB