Pemprov Lampung Dorong Transformasi Ekonomi Lewat Hilirisasi dan Penguatan SDM

- Jurnalis

Rabu, 15 Juli 2026 - 20:55 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

METODIK.ID, Bandar Lampung — Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal, menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi Lampung dalam melakukan transformasi ekonomi melalui penguatan Sumber Daya Manusia (SDM) dan hilirisasi komoditas unggulan.

Hal tersebut disampaikannya saat menjadi Keynote Speaker dalam acara Lampung Post Executive Forum 2026 bertajuk “Satu Tahun Membangun: Bersama Lampung Maju Menuju Indonesia Emas 2045” di Hotel Emersia, Selasa (14/04/2026).

Hadir dalam acara tersebut Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) RI, Komjen Pol. (Purn) Akhmad Wiyagus, yang memberikan paparan mengenai sinergi pusat-daerah dalam akselerasi pembangunan dari perspektif Kemendagri.

Dalam arahannya, Gubernur Rahmat Mirzani Djausal menyoroti tantangan struktural ekonomi Lampung. Meskipun Lampung merupakan provinsi terpadat kedua di Sumatera dengan populasi hampir 9 juta jiwa, mayoritas masyarakat masih bergantung pada sektor pertanian dengan pendapatan yang belum memadai.

“Kita adalah penghasil kopi, jagung, dan singkong nomor satu dan dua di Indonesia. Namun selama ini, komoditas kita keluar dalam bentuk mentah. Hilirisasi adalah harga mati agar nilai tambah ekonomi tetap tinggal di Lampung dan dinikmati oleh petani kita,” tegas Gubernur.

Baca Juga :  PKU Akbar Jadi Momentum Penguatan Daya Saing UMKM Lampung

Gubernur juga memaparkan program unggulan “Desaku Maju” yang berfokus pada peningkatan produktivitas desa, termasuk penyediaan alat pengering (dryer) untuk komoditas pertanian guna memastikan standar kualitas industri.

Selain itu, dalam hal peningkatan kualitas SDM, Pemprov Lampung mulai mengirimkan tenaga kerja terampil ke Jepang untuk mendapatkan keahlian teknis yang diharapkan dapat diaplikasikan saat kembali ke daerah.

Terkait potensi energi, Gubernur mengungkapkan bahwa Lampung memiliki aset strategis berupa Green Energy di Ulu Belu yang merupakan satu-satunya di dunia. Potensi ini, ditambah dengan rencana pembangunan solar cell di Bendungan Marga Tiga, akan menjadi fondasi bagi pengembangan empat kawasan industri baru di Lampung, termasuk di Way Kanan.

Sementara itu, Wamendagri RI Akhmad Wiyagus dalam keynote speechnya menekankan pentingnya digitalisasi pemerintahan dan efisiensi anggaran, termasuk pengendalian proyek strategis secara real-time dan pengelolaan risiko untuk mencegah kebocoran anggaran di daerah.

Baca Juga :  Pemprov Lampung Tegaskan Langkah Konkret Kendalikan Inflasi dan Jaga Daya Beli

Pada kesempatan yang sama, dilaksanakan penyerahan penghargaan Lampung Post Award: Asta Cita Bersama Lampung Maju. Gubernur Rahmat Mirzani Djausal menerima penghargaan tersebut yang diserahkan langsung oleh Wamendagri Akhmad Wiyagus.

Selain Gubernur, penghargaan sektor Pemerintah Daerah juga diberikan kepada Walikota Bandar Lampung, Bupati Lampung Utara, dan Bupati Lampung Selatan. Penghargaan juga diberikan kepada instansi di berbagai sektor, mulai dari hukum dan keamanan, ekonomi, infrastruktur, ketahanan pangan, hingga pendidikan dan kesehatan.

Pemimpin Perusahaan Lampung Post, Iskandar Zulkarnain, dalam laporannya menyampaikan bahwa forum ini merupakan bentuk kontribusi media dalam memberikan solusi dan edukasi kepada masyarakat serta apresiasi bagi kepala daerah yang telah bekerja luar biasa untuk kesejahteraan masyarakat Lampung.

Follow WhatsApp Channel metodik.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tak Kunjung Ditemui, Demonstran Lampung Bentrok dengan Petugas Kementerian Imipas
FAGAS Lampung “Bongkar Aib” Pengelolaan Anggaran Dinas PUPR Pringsewu
JPSI Seret Dugaan Skandal KI dan KPID ke APH
Dominasi Penyedia di BPBJ Tanggamus, FAGAS: Sarat Pengondisian
FAGAS Bongkar Pola Janggal Belanja Sekwan Pringsewu
Kasus Diskominfo Lamsel Bergulir, FAGAS Ungkap Pola Janggal Belanja Rp 12 Miliar 
Perkuat Peran Satlinmas, Bandar Lampung Jadi Tuan Rumah Kemah Bhakti Satya Linmas
FAGAS Bongkar Dugaan Pengondisian Penyedia di Bagian Umum Setda Pringsewu
Berita ini 14 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Kamis, 15 Oktober 2026 - 18:11 WIB

Tak Kunjung Ditemui, Demonstran Lampung Bentrok dengan Petugas Kementerian Imipas

Senin, 5 Oktober 2026 - 14:12 WIB

FAGAS Lampung “Bongkar Aib” Pengelolaan Anggaran Dinas PUPR Pringsewu

Senin, 5 Oktober 2026 - 13:41 WIB

JPSI Seret Dugaan Skandal KI dan KPID ke APH

Senin, 5 Oktober 2026 - 11:33 WIB

Dominasi Penyedia di BPBJ Tanggamus, FAGAS: Sarat Pengondisian

Rabu, 30 September 2026 - 11:26 WIB

FAGAS Bongkar Pola Janggal Belanja Sekwan Pringsewu

Berita Terbaru