METODIK.ID, Bandar Lampung – Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) DPRD Provinsi Lampung menyampaikan catatan penting terkait Rancangan APBD Perubahan Provinsi Lampung Tahun Anggaran 2026. Catatan ini disampaikan langsung oleh Ketua Fraksi PKB DPRD Provinsi Lampung, Fatikhatul Khoiriyah, dalam forum rapat paripurna.
Dalam pandangannya, Mbak Khoir menegaskan bahwa setiap rupiah uang rakyat harus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Prinsip ini menjadi landasan utama dari catatan yang diajukan fraksinya.
Catatan tersebut meliputi, optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui perbaikan tata kelola dan perluasan basis pajak tanpa membebani masyarakat, maksimalisasi pajak air permukaan lewat pendataan dan digitalisasi, belanja daerah yang tepat sasaran dan berdampak langsung, pembangunan infrastruktur yang mendukung konektivitas dan produktivitas ekonomi rakyat, serta prioritas pada peningkatan kualitas dan pemerataan layanan pendidikan.
Selain itu, Fraksi PKB juga menyoroti pentingnya layanan kesehatan yang merata dan mudah diakses, penguatan sektor pertanian dan ketahanan pangan, pengelolaan hibah, bantuan sosial, dan utang daerah secara transparan dan akuntabel, serta percepatan realisasi program dan anggaran agar segera dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.
Fraksi PKB DPRD Provinsi Lampung menegaskan komitmennya untuk terus bersikap aspiratif, solutif, dan berpihak kepada rakyat dalam setiap pembahasan kebijakan anggaran daerah, sejalan dengan semangat “Untuk Lampung Lebih Maju dan Sejahtera”.
“Kami ingin APBD Perubahan ini benar-benar hadir untuk rakyat, bukan sekadar dokumen anggaran,” tegas Mbak Khoir” (Red)













Komentar