METODIK.ID, Bandar Lampung — Wakil Rektor II Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Intan Lampung Prof. Dr. Safari Daud, S.Ag., M.Sos.I. menyampaikan ucapan selamat dan sukses atas terpilihnya KH. Miftachul Akhyar sebagai Rais ‘Aam Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) dan KH. Abdul Hakim Mahfudz (Gus Kikin) sebagai Ketua Umum PBNU masa khidmat 2026–2031.
Kedua tokoh tersebut ditetapkan dalam Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama yang berlangsung di Pondok Pesantren Bahrul Ulum, Tambakberas, Jombang, Jawa Timur, pada 27–31 Agustus 2026. KH. Miftachul Akhyar ditetapkan kembali sebagai Rais ‘Aam melalui musyawarah mufakat sembilan anggota Ahlul Halli wal Aqdi (AHWA), sementara Gus Kikin ditetapkan sebagai Ketua Umum setelah melalui proses penjaringan suara dari lima calon dan musyawarah internal AHWA bersama Rais ‘Aam terpilih.
KH. Miftachul Akhyar kembali dipercaya memimpin jajaran Syuriah PBNU setelah sebelumnya menjabat Rais ‘Aam pada periode 2021–2026. Sementara itu, KH. Abdul Hakim Mahfudz, yang juga dikenal sebagai pengasuh Pondok Pesantren Tebuireng, Jombang terpilih sebagai Ketua Umum Tanfidziyah PBNU, menggantikan kepengurusan periode sebelumnya.
Dalam ucapan selamatnya, Prof. Dr. Safari Daud, S.Ag., M.Sos.I. menyampaikan harapan agar kepemimpinan baru PBNU senantiasa diberikan kekuatan dan keberkahan dalam mengemban amanah organisasi. Ia juga mendoakan agar Nahdlatul Ulama semakin maju dan mampu memberikan kemaslahatan yang luas bagi umat, bangsa, dan negara.
Terpilihnya kepengurusan baru ini menjadi penanda babak baru bagi PBNU dalam melanjutkan program keagamaan, pendidikan, sosial, dan kebangsaan untuk lima tahun mendatang. Momentum ini juga diharapkan memperkuat sinergi antara PBNU dan perguruan tinggi Islam, termasuk UIN Raden Intan Lampung, dalam mendukung kemaslahatan umat. (Red)













Komentar