METODIK.ID, Bandar Lampung – Anggota DPRD Provinsi Lampung, Condrowati, menegaskan komitmennya untuk mengawal berbagai persoalan yang dihadapi petani setelah resmi dilantik sebagai pengurus Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) Provinsi Lampung.
Menurut Condrowati, keberadaannya di kepengurusan HKTI menjadi momentum untuk memperjuangkan berbagai kebutuhan petani, mulai dari penyediaan sarana produksi hingga solusi atas persoalan irigasi dan ketersediaan air saat musim kemarau.
”Selama ini kami telah menyalurkan bantuan benih padi, alat dan sarana pertanian, hingga berbagai kebutuhan petani di lebih dari 100 desa. Memang masih ada sejumlah persoalan yang dihadapi petani, tetapi saya optimistis dapat diakomodasi melalui program-program HKTI di bawah kepengurusan yang baru,” kata Condrowati, Sabtu (1/8/2026).
Ia menjelaskan, selama setahun terakhir dirinya rutin mengunjungi daerah pemilihannya yang meliputi Kabupaten Tulang Bawang Barat, Tulang Bawang, dan Mesuji untuk menyerap aspirasi masyarakat sekaligus menyalurkan bantuan kepada kelompok tani.
Bantuan tersebut berasal dari aspirasi Komisi IV DPR RI yang mencakup sektor pertanian, perkebunan, peternakan, hingga perikanan.
Salah satu persoalan yang paling banyak disampaikan petani, lanjut Condrowati, adalah keterbatasan pasokan air pada musim kemarau. Menurutnya, pembangunan embung perlu menjadi salah satu solusi karena tidak semua wilayah memungkinkan untuk dibangun sumur bor.
”Kami akan mengomunikasikan persoalan-persoalan tersebut bersama pengurus HKTI. Salah satu solusi yang perlu didorong adalah pembangunan embung sebagai penampungan air untuk mendukung kebutuhan pertanian,” ujarnya.
Selain mendorong pembangunan embung, Condrowati mengatakan bantuan rehabilitasi jaringan irigasi juga telah disalurkan di sejumlah desa di Kabupaten Lampung Timur serta beberapa wilayah lain di Daerah Pemilihan (Dapil) II.
Tidak hanya itu, berbagai bantuan aspirasi lainnya juga telah diberikan kepada masyarakat, di antaranya bioflok untuk budidaya perikanan, bantuan peternakan ayam lengkap dengan kandang dan pakan selama tiga bulan, serta traktor roda empat untuk mendukung produktivitas pertanian.
”Bantuan dari aspirasi Komisi IV DPR RI hampir merata di setiap daerah, mulai dari traktor, bioflok, hingga bantuan untuk sektor peternakan,” katanya.
Condrowati berharap sinergi antara Pemerintah Provinsi Lampung dan HKTI dapat semakin memperkuat sektor pertanian, meningkatkan produktivitas, sekaligus mendorong kesejahteraan petani di Lampung.
”Di bawah kepemimpinan Gubernur Lampung, semoga petani semakin makmur dan HKTI semakin jaya,” tutupnya.
Diketahui dalam Musda HKTI Lampung yang diselenggarakan di Balai Keratun lingkungan Pemprov Lampung, Jumat (31/07/2026) Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal terpilih sebagai Ketua DPD HKTI Lampung periode 2026-2030. (Red)













Komentar