Setelah 3 Tahun, Nuryadin Akhirnya Terima SP3

- Jurnalis

Selasa, 15 September 2026 - 15:17 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

METODIK.ID, BANDAR LAMPUNG — Polresta Bandar Lampung resmi menghentikan penyidikan kasus yang membelit H. Nuryadin bin Tajudin melalui Surat Ketetapan Penghentian Penyidikan (SP3) Nomor S.Tap/Henti.Sidik/56/IX/RES/2026/Reskrim, yang berlaku sejak 9 September 2026.

Kasus ini bermula dari laporan Ujang Tomy, S.H., M.H. pada 7 September 2023 terkait dugaan pelanggaran Pasal 242 dan 311 KUHP. Setelah hampir tiga tahun berjalan, penyidik akhirnya memutuskan menghentikan perkara karena dinilai tidak cukup alat bukti untuk melanjutkan proses hukum. Keputusan ini diambil setelah gelar perkara khusus digelar pada 3 September 2026, dan surat ketetapan ditandatangani oleh Kasat Reskrim Kompol Gigih Andri Putranto.

Baca Juga :  Temui Masa Aksi ALAMBAKA, Jawaban Kabid Bea Cukai Dinilai Normatif

Menanggapi terbitnya SP3, Nuryadin, yang dikenal sebagai “Si Raja Besi Tua Lampung”, menyampaikan rasa terima kasihnya kepada jajaran penyidik, Kasat Reskrim, hingga Kapolresta Bandar Lampung. Ia mengaku keputusan ini mengembalikan keyakinannya bahwa hukum masih berpihak pada kebenaran.

Baca Juga :  Tantang Kajati Baru Lampung, Kasus LPPM Unila yang "Mati Suri" Tiga Tahun Jadi Taruhan

Nuryadin juga menegaskan komitmennya untuk terus menghormati proses hukum sebagai warga negara yang baik. Baginya, perjalanan panjang kasus ini menjadi pelajaran berharga bagi dirinya dan keluarga, sekaligus menjadi momentum untuk menutup babak sulit tersebut dan kembali menjalani hidup dengan tenang. (Red)

Follow WhatsApp Channel metodik.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

PN Gunung Sugih Nyatakan Gugatan PMH terhadap Supriyanto Tidak Dapat Diterima, Kuasa Hukum Billi Firmansyah, S.H Soroti Aspek Formil Perkara.
YLBHI-LBH BANDAR LAMPUNG KECAM PERAMPASAN HAK ATAS AIR BERSIH DI RAJABASA LAMPUNG SELATAN
8 Desa Laporkan Mafia Tanah, YLBHI-LBH Bandar Lampung: Usut Aktor Intelektual
Kronologis Polemik Pengambilalihan Dapur SPPG Pesawaran Kedondong Pasar Baru 2
Bongkar Akar Masalah, FAGAS Soroti Dugaan Permainan Anggaran di Kantor Imigrasi Kelas I TPI Bandar Lampung
STPL Terbit, Dugaan Pengeroyokan Petani Sawit di Lampung Tengah Masuk Ranah Pidana
LSM Gembok dan LSM Rubik Soroti Pengadaan dan Rehab Rumah Sakit Jiwa Provinsi Lampung Tahun 2025
Pengacara Terlalu Cepat Melapor, Ketua Gepak Lampung: Jangan Sok Menggurui!
Berita ini 10 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 19:26 WIB

PN Gunung Sugih Nyatakan Gugatan PMH terhadap Supriyanto Tidak Dapat Diterima, Kuasa Hukum Billi Firmansyah, S.H Soroti Aspek Formil Perkara.

Selasa, 20 Oktober 2026 - 16:28 WIB

YLBHI-LBH BANDAR LAMPUNG KECAM PERAMPASAN HAK ATAS AIR BERSIH DI RAJABASA LAMPUNG SELATAN

Kamis, 1 Oktober 2026 - 19:50 WIB

8 Desa Laporkan Mafia Tanah, YLBHI-LBH Bandar Lampung: Usut Aktor Intelektual

Selasa, 29 September 2026 - 14:58 WIB

Kronologis Polemik Pengambilalihan Dapur SPPG Pesawaran Kedondong Pasar Baru 2

Selasa, 15 September 2026 - 15:17 WIB

Setelah 3 Tahun, Nuryadin Akhirnya Terima SP3

Berita Terbaru