Peringati Hari Koperasi ke-79, Pemprov Lampung Perkuat Kolaborasi untuk Dukung Program Strategis Nasional

- Jurnalis

Jumat, 17 Juli 2026 - 19:12 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Bandar Lampung —- Pemerintah Provinsi Lampung mengajak seluruh elemen untuk memperkuat kolaborasi berlandaskan semangat gotong royong dan kekeluargaan dalam mendukung program strategis nasional. Guna mewujudkan tujuan tersebut, Sekretaris Daerah Provinsi Lampung, Marindo mendorong Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk mengambil peran aktif sebagai motor penggerak perubahan, inovasi, dan pelayanan yang profesional. Sinergi ini sejalan dengan nilai-nilai luhur koperasi dan ditargetkan mampu memberikan manfaat langsung bagi masyarakat, yakni mempercepat hilirisasi komoditas unggulan daerah, mendongkrak produktivitas ekonomi, serta mewujudkan kesejahteraan yang merata.

Menghadapi dinamika zaman dan ketidakpastian global, Pemprov Lampung menekankan pentingnya optimalisasi seluruh potensi dan sumber daya daerah sebagai modal utama pembangunan, terutama yang berkaitan dengan pemberdayaan ekonomi masyarakat. Kolaborasi pemanfaatan teknologi antara pemerintah, perguruan tinggi, dan sektor swasta pun terus dipacu untuk mendukung peningkatan daya saing daerah.

Baca Juga :  Gubernur Mirza Saksikan Adu Racik Barista Terbaik Lampung di Grand Final Fun Battle Coffee Festival Krakatau XXXV

Hal ini sejalan dengan arah kebijakan nasional, sebagaimana sambutan tertulis Menteri Koperasi Republik Indonesia, Dr. Ferry Juliantono, S.E., Ak., M.Si. yang dibacakan oleh Sekda Marindo pada upacara peringatan Hari Koperasi ke-79 di Lapangan Korpri Komplek Kantor Gubernur Lampung, Jum’at (17/7/2026).

Selaras dengan tema peringatan “Koperasi Berdaya, Indonesia Berjaya”, Pemprov Lampung mengedepankan semangat kolaborasi, inovasi, dan pelayanan yang profesional untuk mendukung penuh transformasi koperasi sebagai instrumen strategis pembangunan ekonomi rakyat.

Sebagai garda terdepan di masyarakat, pemerintah mendukung penguatan Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih (KDKMP). Koperasi tingkat desa ini difokuskan pada sektor riil yang manfaatnya langsung dirasakan warga, seperti menjadi pusat kegiatan ekonomi yang memotong rantai distribusi agar harga lebih terjangkau, memperluas pemasaran produk-produk lokal, hingga menghadirkan layanan ekonomi dan akses pembiayaan yang lebih mudah bagi masyarakat.

Baca Juga :  Infrastruktur Mulai Diperbaiki, Harapan Warga Lampung Tengah Segera Terwujud

Lebih jauh, koperasi kini didorong untuk merambah sektor produksi yang menjadi motor industrialisasi rakyat. Saat ini, sektor usaha yang dapat digerakkan oleh koperasi sangat luas dan modern, di antaranya :

– Pengelolaan Energi dan Infrastruktur: Mengelola Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum Nelayan (SPBU-N) dan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS).

– Hilirisasi Komoditas: Pengolahan turunan kelapa sawit yang tidak lagi sekadar menjual bahan mentah, melainkan memproduksi minyak sawit dan industri bernilai tambah guna meningkatkan pendapatan petani.

– Ekonomi Kreatif dan Digital: Mewadahi generasi muda melalui koperasi game, perfilman, komunitas kreatif, petani milenial, hingga perusahaan rintisan (startup).

Melalui perpaduan antara birokrasi yang adaptif, kebijakan yang tepat sasaran, dan modernisasi perkoperasian, Pemprov Lampung optimistis perekonomian daerah akan semakin tangguh dan mandiri dalam menghadapi tantangan global.

Follow WhatsApp Channel metodik.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Anggaran BKAD Lambar 2023-2024 Bocor? FAGAS beberkan banyak temuan
Penyedia Bergilir dari Setda sampai RSUD, Hingga Bangun Rumah Dinas Kejari dan Klinik Polres Pakai Uang APBD Waykanan, FAGAS Pertanyakan Independensi Penegak Hukum
Tak Kunjung Ditemui, Demonstran Lampung Bentrok dengan Petugas Kementerian Imipas
FAGAS Lampung “Bongkar Aib” Pengelolaan Anggaran Dinas PUPR Pringsewu
JPSI Seret Dugaan Skandal KI dan KPID ke APH
Dominasi Penyedia di BPBJ Tanggamus, FAGAS: Sarat Pengondisian
FAGAS Bongkar Pola Janggal Belanja Sekwan Pringsewu
Kasus Diskominfo Lamsel Bergulir, FAGAS Ungkap Pola Janggal Belanja Rp 12 Miliar 
Berita ini 0 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Minggu, 1 November 2026 - 21:46 WIB

Anggaran BKAD Lambar 2023-2024 Bocor? FAGAS beberkan banyak temuan

Minggu, 25 Oktober 2026 - 19:51 WIB

Penyedia Bergilir dari Setda sampai RSUD, Hingga Bangun Rumah Dinas Kejari dan Klinik Polres Pakai Uang APBD Waykanan, FAGAS Pertanyakan Independensi Penegak Hukum

Kamis, 15 Oktober 2026 - 18:11 WIB

Tak Kunjung Ditemui, Demonstran Lampung Bentrok dengan Petugas Kementerian Imipas

Senin, 5 Oktober 2026 - 14:12 WIB

FAGAS Lampung “Bongkar Aib” Pengelolaan Anggaran Dinas PUPR Pringsewu

Senin, 5 Oktober 2026 - 13:41 WIB

JPSI Seret Dugaan Skandal KI dan KPID ke APH

Berita Terbaru

Pemerintahan

Anggaran BKAD Lambar 2023-2024 Bocor? FAGAS beberkan banyak temuan

Minggu, 1 Nov 2026 - 21:46 WIB