Gubernur Rahmat Mirzani Djausal Ajak Aktivis PMII Jadi Mitra Strategis Perkuat Pembangunan Desa, Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat dan Dukung Ketahanan Pangan di Provinsi Lampung

- Jurnalis

Jumat, 5 Juni 2026 - 15:57 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

METODIK.ID, BANDARLAMPUNG —– Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal mengajak Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) menjadi mitra strategis pemerintah dalam memperkuat pembangunan desa, pemberdayaan ekonomi masyarakat, serta mendukung ketahanan pangan di Provinsi Lampung.

Ajakan tersebut disampaikan Gubernur Mirza saat menerima kunjungan kerja Pengurus Cabang PMII Bandar Lampung di Ruang Kerja Wakil Gubernur Lampung, Bandarlampung, Jumat (5/6/2026).

Dalam pertemuan itu, Gubernur Mirza menegaskan pentingnya peran mahasiswa sebagai agen perubahan yang mampu mendukung berbagai program pembangunan pemerintah, terutama di bidang pemberdayaan masyarakat desa, dan ketahanan pangan.

Menurutnya, selama ini struktur ekonomi masih cenderung berpusat di wilayah perkotaan. Padahal, sekitar 70 persen penduduk Lampung tinggal di desa, sementara 30 persen lainnya berada di perkotaan. Namun, aktivitas ekonomi dan perputaran uang masih lebih banyak terkonsentrasi di kota.

Karena itu, pemerintah di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto saat ini mendorong perubahan paradigma pembangunan bottom-up, yakni pembangunan yang berawal dari desa.

Baca Juga :  Pemprov Lampung Hadirkan Indag Coffee Shop, Perkuat Ekonomi Kreatif Daerah

Gubernur Mirza menjelaskan, berbagai kebijakan pemerintah diarahkan untuk meningkatkan kesejahteraan petani melalui perbaikan harga komoditas pertanian seperti jagung dan gabah.

“Ketika kesejahteraan petani meningkat, daya beli masyarakat desa akan tumbuh dan ekonomi daerah akan bergerak lebih kuat,” ujar Mirza.

Meski demikian, ia menekankan bahwa peningkatan pendapatan masyarakat desa harus diiringi dengan tumbuhnya kreativitas, inovasi, dan usaha produktif.

Untuk itu, Mirza mengajak PMII berperan aktif dalam menciptakan kader-kader muda yang mampu menghadirkan inovasi dan memberdayakan masyarakat desa. Mahasiswa diharapkan dapat membantu pengembangan UMKM, peningkatan keterampilan masyarakat, serta penguatan ekonomi lokal berbasis potensi desa.

Selain itu, program pemberdayaan masyarakat, termasuk Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan pengembangan usaha pangan lokal, dinilai perlu didukung keterlibatan aktif masyarakat desa agar manfaat ekonominya dapat dirasakan secara langsung.

Baca Juga :  Pemprov Lampung Tegaskan Langkah Konkret Kendalikan Inflasi dan Jaga Daya Beli

Gubernur Mirza juga menegaskan bahwa pembangunan desa tidak hanya bertujuan meningkatkan pendapatan masyarakat, tetapi juga membuka akses pendidikan yang lebih baik bagi anak-anak keluarga petani.

Oleh sebab itu, peningkatan kesejahteraan petani harus menjadi bagian dari upaya menciptakan generasi yang lebih maju dan berdaya saing.

“Pemerintah siap berkolaborasi dengan PMII dalam berbagai program pembangunan desa. Mari bersama-sama masuk ke desa, membangun kreativitas, inovasi, dan kemandirian masyarakat demi mewujudkan desa yang maju, produktif, dan sejahtera,” tegasnya.

Sementara itu, Wakil Gubernur Lampung Jihan Nurlela menyampaikan apresiasi atas rencana penyelenggaraan Pelatihan Kader Lanjut (PKL) PC PMII Bandar Lampung yang dijadwalkan berlangsung pada 1–5 Juli 2026.

Jihan berharap kegiatan tersebut dapat melahirkan kader-kader muda yang memiliki kapasitas kepemimpinan serta mampu berkontribusi dalam pembangunan daerah, khususnya di tingkat desa. (Red)

Follow WhatsApp Channel metodik.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Penyedia Bergilir dari Setda sampai RSUD, Hingga Bangun Rumah Dinas Kejari dan Klinik Polres Pakai Uang APBD Waykanan, FAGAS Pertanyakan Independensi Penegak Hukum
Tak Kunjung Ditemui, Demonstran Lampung Bentrok dengan Petugas Kementerian Imipas
FAGAS Lampung “Bongkar Aib” Pengelolaan Anggaran Dinas PUPR Pringsewu
JPSI Seret Dugaan Skandal KI dan KPID ke APH
Dominasi Penyedia di BPBJ Tanggamus, FAGAS: Sarat Pengondisian
FAGAS Bongkar Pola Janggal Belanja Sekwan Pringsewu
Kasus Diskominfo Lamsel Bergulir, FAGAS Ungkap Pola Janggal Belanja Rp 12 Miliar 
Perkuat Peran Satlinmas, Bandar Lampung Jadi Tuan Rumah Kemah Bhakti Satya Linmas
Berita ini 2 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Minggu, 25 Oktober 2026 - 19:51 WIB

Penyedia Bergilir dari Setda sampai RSUD, Hingga Bangun Rumah Dinas Kejari dan Klinik Polres Pakai Uang APBD Waykanan, FAGAS Pertanyakan Independensi Penegak Hukum

Kamis, 15 Oktober 2026 - 18:11 WIB

Tak Kunjung Ditemui, Demonstran Lampung Bentrok dengan Petugas Kementerian Imipas

Senin, 5 Oktober 2026 - 14:12 WIB

FAGAS Lampung “Bongkar Aib” Pengelolaan Anggaran Dinas PUPR Pringsewu

Senin, 5 Oktober 2026 - 13:41 WIB

JPSI Seret Dugaan Skandal KI dan KPID ke APH

Senin, 5 Oktober 2026 - 11:33 WIB

Dominasi Penyedia di BPBJ Tanggamus, FAGAS: Sarat Pengondisian

Berita Terbaru