Semangat Hari Kartini 2026, Pemprov Lampung Dorong Perempuan Jadi Motor Pembangunan

- Jurnalis

Selasa, 21 April 2026 - 09:22 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Bandar Lampung — Pemerintah Provinsi Lampung menggelar upacara peringatan Hari Kartini Tahun 2026 dengan penuh khidmat di Lapangan Korpri, Senin (20/4/2026).

Peringatan tahun ini mengusung tema “Semangat Kartini, Inspirasi Lintas Generasi”, sebagai momentum untuk meneguhkan kembali peran strategis perempuan dalam pembangunan daerah dan bangsa.

Bertindak sebagai pembina upacara Wakil Ketua III DPRD Provinsi Lampung, Maulidah Zauroh, M.A.Pd. Sementara itu, Ketua TP PKK Provinsi Lampung, Purnama Wulan Sari Mirza, membacakan sejarah perjuangan Raden Ajeng Kartini yang menjadi inspirasi bagi perempuan Indonesia hingga saat ini.

Dalam amanat Gubernur Lampung yang disampaikan oleh pembina upacara Maulidah Zauroh, bahwa setiap tanggal 21 April bangsa Indonesia memperingati Hari Kartini sebagai bentuk penghormatan atas perjuangan besar Raden Ajeng Kartini dalam memperjuangkan emansipasi perempuan, khususnya di bidang pendidikan dan kesetaraan hak.

“Semangat dan pemikiran beliau telah membuka jalan bagi perempuan Indonesia untuk memperoleh hak yang setara dalam pendidikan, kehidupan sosial, serta pembangunan bangsa,” ungkapnya.

Pemerintah Provinsi Lampung, lanjut amanat tersebut, terus berkomitmen mendorong pemberdayaan perempuan melalui berbagai program yang berorientasi pada peningkatan kualitas sumber daya manusia, perlindungan perempuan dan anak, serta penguatan peran perempuan dalam pembangunan daerah.

Baca Juga :  Jalan Sehat HUT ke-344 Bandar Lampung Belangsung Meriah, Tukang Cilok dan IRT menangkan Doorprize

Komitmen itu juga tercermin dari meningkatnya keterwakilan perempuan di lingkungan birokrasi Pemerintah Provinsi Lampung. Dari total 48 pejabat eselon II, sebanyak 14 jabatan diisi oleh perempuan.

Hal tersebut menunjukkan bahwa perempuan Lampung memiliki kapasitas, kompetensi, dan daya saing tinggi dalam memimpin serta mengambil peran strategis di pemerintahan.

Melalui peringatan Hari Kartini 2026,

Pemerintah Provinsi Lampung mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus memperkuat pemberdayaan perempuan melalui pendidikan dan pelatihan berkualitas, mendorong partisipasi perempuan dalam pembangunan ekonomi melalui UMKM dan kewirausahaan, memperkuat perlindungan terhadap perempuan dan anak dari segala bentuk kekerasan, serta membangun budaya yang menjunjung tinggi kesetaraan dan keadilan gender.

“Kesetaraan gender bukan hanya tanggung jawab perempuan, tetapi tanggung jawab kita bersama. Perempuan Lampung adalah Kartini modern yang memiliki potensi besar menjadi penggerak perubahan menuju Lampung Maju,” lanjutnya.

Peringatan Hari Kartini 2026 menjadi pengingat bahwa semangat Kartini harus terus hidup dalam setiap langkah perempuan Indonesia untuk berkarya, berinovasi, dan memberikan kontribusi terbaik bagi masyarakat.

Baca Juga :  Pemprov Lampung Perkuat Kolaborasi Lintas Sektor Percepat Eliminasi TBC

” Selamat Hari Kartini 2026. Teruslah menjadi perempuan yang tangguh, mandiri, dan menginspirasi.” pungkasnya.

Dalam rangkaian upacara, Purnama Wulan Sari Mirza menyampaikan bahwa Raden Ajeng Kartini lahir di Jepara, Jawa Tengah, pada 21 April 1879 dari keluarga priyayi. Sejak kecil, Kartini telah merasakan pentingnya pendidikan, meskipun pada masa itu perempuan belum memiliki akses yang setara untuk menempuh pendidikan formal.

Saat berusia 12 tahun, Kartini harus menjalani tradisi pingitan. Namun keterbatasan tersebut tidak menghentikan semangat belajarnya. Ia aktif menulis surat kepada sahabat-sahabatnya di Belanda mengenai pandangannya tentang pendidikan, kebebasan perempuan, dan kesetaraan.

Kumpulan surat tersebut kemudian dibukukan dalam karya monumental berjudul Habis Gelap Terbitlah Terang. Kartini meyakini bahwa pendidikan merupakan pintu kemajuan perempuan.

“Pemikiran dan perjuangannya menjadi simbol perlawanan terhadap ketidakadilan, sekaligus tonggak penting lahirnya kesadaran akan hak perempuan Indonesia untuk memperoleh pendidikan yang layak, berpikir mandiri, serta memiliki kesempatan yang setara,” tutup Purnama Wulan Sari Mirza.

Follow WhatsApp Channel metodik.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tak Kunjung Ditemui, Demonstran Lampung Bentrok dengan Petugas Kementerian Imipas
FAGAS Lampung “Bongkar Aib” Pengelolaan Anggaran Dinas PUPR Pringsewu
JPSI Seret Dugaan Skandal KI dan KPID ke APH
Dominasi Penyedia di BPBJ Tanggamus, FAGAS: Sarat Pengondisian
FAGAS Bongkar Pola Janggal Belanja Sekwan Pringsewu
Kasus Diskominfo Lamsel Bergulir, FAGAS Ungkap Pola Janggal Belanja Rp 12 Miliar 
Perkuat Peran Satlinmas, Bandar Lampung Jadi Tuan Rumah Kemah Bhakti Satya Linmas
FAGAS Bongkar Dugaan Pengondisian Penyedia di Bagian Umum Setda Pringsewu
Berita ini 5 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Kamis, 15 Oktober 2026 - 18:11 WIB

Tak Kunjung Ditemui, Demonstran Lampung Bentrok dengan Petugas Kementerian Imipas

Senin, 5 Oktober 2026 - 14:12 WIB

FAGAS Lampung “Bongkar Aib” Pengelolaan Anggaran Dinas PUPR Pringsewu

Senin, 5 Oktober 2026 - 13:41 WIB

JPSI Seret Dugaan Skandal KI dan KPID ke APH

Senin, 5 Oktober 2026 - 11:33 WIB

Dominasi Penyedia di BPBJ Tanggamus, FAGAS: Sarat Pengondisian

Rabu, 30 September 2026 - 11:26 WIB

FAGAS Bongkar Pola Janggal Belanja Sekwan Pringsewu

Berita Terbaru