Pesta “Day of the Dead” di Southbank Gastrobar Disorot, Sejumlah Kalangan Tegas Tolak Gelaran Acara

- Jurnalis

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 20:52 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

METODIK.ID, BANDAR LAMPUNG – Rencana perhelatan bertajuk “Day of the Dead” di Southbank Gastrobar menuai sorotan tajam dari masyarakat, salah satunya dari Perkumpulan Alumni UIN Raden Intan Lampung. Acara yang dijadwalkan pada Sabtu, 31 Oktober 2026 itu mengusung dress code “Mexican Gothic” dan mengajak pengunjung tampil dengan riasan wajah tengkorak serta busana serba hitam.

Dalam materi promosi yang beredar, acara ini dikemas sebagai “Outfit Inspiration” dengan empat tema busana: Black Lace, Floral Gothic, Gothic Suit, dan Mexican Noir. Poster menampilkan model dengan riasan wajah menyerupai tengkorak, mahkota bunga, dan dekorasi lilin berlatar suasana pemujaan arwah. Penyelenggaraannya bertepatan dengan malam Halloween.

Baca Juga :  Ikhtiar Bersama Bu Nyai Mewujudkan Pesantren yang Aman, Nyaman, dan Bermartabat

Kordinator Perkumpulan Alumni UIN RI Lampung, Fadli Khoms menjelaskan, bagi sebagian kalangan, tema ini tidak bisa dipandang sebatas pesta kostum. Perayaan Day of the Dead berakar pada tradisi penghormatan arwah leluhur di Meksiko, sehingga dinilai tidak sejalan dengan nilai yang hidup di tengah masyarakat Bandar Lampung yang mayoritas beragama Islam.

“Dengan lantang kami menyerukan agar masyarakat Kota Bandar Lampung menolak perhelatan acara tersebut,” tegas Fadli.

Perkumpulan Alumni UIN juga mendesak Pemkot Bandar Lampung agar tidak menunggu polemik membesar sebelum bertindak. Menurutnya, pemerintah perlu menyeleksi setiap acara hiburan, bukan hanya dari sisi ekonomi dan keramaian, tetapi juga konsep acara, karakter sosial masyarakat, dan kepatuhan pada aturan.

Baca Juga :  Forum Adat Sai Batin Makhga Way Lima Audiensi dengan Dinas BMBK, Minta Peningkatan Infrastruktur Jalan dan Jembatan di Kabupaten Pesawaran

Fadli menambahkan, pihaknya menyatakan akan mengambil langkah konkrit dengan mengerahkan massa apabila Pemkot Bandar Lampung tidak merespons penolakan tersebut.

“Kalau pemerintah kota tidak mengambil tindakan terkait perhelatan bertajuk “Day of the Dead” di Southbank Gastrobar tersebut, saya akan menyiapkan massa untuk menggeruduk lokasi. Jangan sampai pemerintah terkesan membiarkan persoalan ini begitu saja,” Tutup Fadli (*)

Follow WhatsApp Channel metodik.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Beri Ultimatum Hentikan Pesta Ghoib Halloween di Viper, Perkumpulan Alumni UIN Angkat Bicara
Lokakarya Festival Bahasa dan Sastra Lamban Budaya Nuswantara 2026 Dorong Regenerasi Sastrawan Muda Lampung
Peringati Maulid Nabi Muhammad SAW, BMIWI Lampung Tegaskan Peran Strategis Muslimah
Sabah Balau Absen dari Pembahasan, Arif Gunawan: Desa yang Terlupakan
Babak Baru PBNU, Prof. Safari Daud Sampaikan Doa dan Harapan
Prof. Safari Daud: NU dan Perguruan Tinggi Keagamaan Dua Pilar yang Saling Melengkapi
Festival Krakatau XXXV Hadirkan Ruang Kreatif, Olahraga, dan Eksplorasi Kopi Lampung
Ketua DPRD Lampung Selatan Dukung Semarak Perlombaan HUT Kemerdekaan RI di Natar
Berita ini 10 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 20:52 WIB

Pesta “Day of the Dead” di Southbank Gastrobar Disorot, Sejumlah Kalangan Tegas Tolak Gelaran Acara

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 17:40 WIB

Beri Ultimatum Hentikan Pesta Ghoib Halloween di Viper, Perkumpulan Alumni UIN Angkat Bicara

Selasa, 29 September 2026 - 15:00 WIB

Lokakarya Festival Bahasa dan Sastra Lamban Budaya Nuswantara 2026 Dorong Regenerasi Sastrawan Muda Lampung

Sabtu, 12 September 2026 - 18:29 WIB

Peringati Maulid Nabi Muhammad SAW, BMIWI Lampung Tegaskan Peran Strategis Muslimah

Selasa, 8 September 2026 - 17:18 WIB

Sabah Balau Absen dari Pembahasan, Arif Gunawan: Desa yang Terlupakan

Berita Terbaru