Peringatan HAN ke-42, Purnama Wulan Sari Tekankan Perlindungan Anak Dimulai dari Keluarga dan Lingkungan

- Jurnalis

Jumat, 24 Juli 2026 - 18:45 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

 

Bandar Lampung —- Ketua TP PKK Provinsi Lampung, yang juga selaku Bunda Forum Anak Daerah (FAD) Provinsi Lampung, Purnama Wulan Sari Mirza, menghadiri Peringatan Hari Anak Nasional (HAN) ke-42 Provinsi Lampung Tahun 2026 di Balai Keratun Lt. III, Kamis (23/7/2026).

​Peringatan HAN ke-42 tingkat Provinsi Lampung tahun ini mengusung tema nasional “Sayang Anak, Lindungi dan Bangun Masa Depan”, yang merujuk pada Surat Edaran Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Republik Indonesia Nomor 2 Tahun 2026.

Dalam sambutannya, Ketua TP PKK Provinsi Lampung, yang akrab disapa Batin Wulan, menegaskan bahwa anak-anak merupakan anugerah, amanah, serta aset paling berharga yang menjadi penentu masa depan bangsa dan daerah.

​”Anak-anak merupakan anugerah bagi kita semua. Sebagai generasi penerus bangsa, ada di tangan anak-anak kita yang mana mereka nanti akan menjadi penentu masa depan bangsa dan negara kita,” tegas Batin Wulan.

​Ia menjelaskan bahwa tanggung jawab pemenuhan hak anak bukan hanya berada di pundak orang tua, melainkan tugas kolektif seluruh elemen masyarakat dan pemerintah.

​”Oleh karena itu, peran ini bukan hanya peran orang tua saja, tetapi menjadi tanggung jawab kita semua, kita bersama-sama untuk memastikan setiap anak yang ada di tengah-tengah kita ini memiliki, mendapatkan, mempunyai hak yang sama. Dari mulai hak untuk hidup, hak untuk tumbuh, hak untuk berkembang, dan hak untuk mendapatkan kasih sayang yang sama dari kita semua, dari pendidikan, dari perlindungan, serta kesempatan anak-anak kita untuk berpartisipasi, untuk mereka terus mengasah potensi diri, untuk mereka terus mengembangkan kreativitas,” ujar Wulan.

Baca Juga :  Waspadai El Nino 2026, Pemprov Lampung Matangkan Strategi Mitigasi Terpadu

Batin Wulan​ juga menekankan pentingnya mendengarkan suara dan pendapat anak yang kerap terabaikan karena kesibukan orang tua. Menurutnya, setiap anak memiliki kepribadian yang sangat berharga dan berhak untuk dihormati serta didengar pendapatnya.

​Rangkaian Peringatan HAN ke-42 Provinsi Lampung berlangsung semarak dengan meluncurkan Ruang Aman Nyaman Anak (RANA), penyerahan bantuan bingkisan kepada anak panti asuhan, hingga peninjauan pameran karya anak. Pameran tersebut menampilkan berbagai inovasi luar biasa, di antaranya teknologi robotik karya siswa SDN 1 Gulagalik dan SDN 1 Sukarame yang berhasil meraih juara nasional, kerajinan tapis SMPN 2 Merbau Mataram, kerajinan kayu SMKN 5 Bandar Lampung, serta produk kuliner dari Forum Anak Daerah (FAD) dan SMKN 4 Bandar Lampung. Selain itu, dilaksanakan pula kunjungan dan pemberian bantuan spesifik ke Lembaga Pembinaan Khusus Anak(LPKA) Kelas II Bandar Lampung.

Baca Juga :  Infrastruktur Mulai Diperbaiki, Harapan Warga Lampung Tengah Segera Terwujud

​Di tengah gempuran era digital, Batin Wulan secara khusus berpesan kepada anak-anak agar tetap memiliki kepedulian sosial yang tinggi terhadap lingkungan sekitar dan bijak menggunakan teknologi.

​”Bunda sangat mengharapkan anak-anak mempunyai kepedulian yang tinggi untuk apa? Untuk saling memperhatikan, memberikan dukungan satu sama lainnya, serta mencintai lingkungan, dan juga menggunakan handphone. Menggunakan handphone itu ada pada waktu dan tempatnya, gak boleh keasyikan sendiri dan juga harus tetap diawasi oleh orang tua,” imbaunya.

Mengakhiri sambutannya, Batin Wulan menyampaikan apresiasi mendalam kepada seluruh jajaran Dinas PPPA Provinsi Lampung, Forkopimda, serta mitra kerja daerah yang terus bersinergi mewujudkan Provinsi Lampung yang ramah anak demi menyongsong Indonesia Emas.

​Peringatan HAN ke-42 Provinsi Lampung turut diwarnai beragam penampilan bakat anak-anak daerah, mulai dari paduan suara Payu Kidah dan medley lagu anak dari GNLC, dongeng bahasa Lampung oleh Safatir Dafa Jaya siswa SDN 14 Tulang Bawang Udik, solo song oleh Matthew Benedict siswa SD Fransiskus 2, tari anak disabilitas, senam kreasi FGI Lampung, modern dance SMA Fransiskus Bandar Lampung, hingga pembacaan Al-Qur’an oleh siswa SLB Metro.

Follow WhatsApp Channel metodik.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Anggaran BKAD Lambar 2023-2024 Bocor? FAGAS beberkan banyak temuan
Penyedia Bergilir dari Setda sampai RSUD, Hingga Bangun Rumah Dinas Kejari dan Klinik Polres Pakai Uang APBD Waykanan, FAGAS Pertanyakan Independensi Penegak Hukum
Tak Kunjung Ditemui, Demonstran Lampung Bentrok dengan Petugas Kementerian Imipas
FAGAS Lampung “Bongkar Aib” Pengelolaan Anggaran Dinas PUPR Pringsewu
JPSI Seret Dugaan Skandal KI dan KPID ke APH
Dominasi Penyedia di BPBJ Tanggamus, FAGAS: Sarat Pengondisian
FAGAS Bongkar Pola Janggal Belanja Sekwan Pringsewu
Kasus Diskominfo Lamsel Bergulir, FAGAS Ungkap Pola Janggal Belanja Rp 12 Miliar 
Berita ini 1 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Minggu, 1 November 2026 - 21:46 WIB

Anggaran BKAD Lambar 2023-2024 Bocor? FAGAS beberkan banyak temuan

Minggu, 25 Oktober 2026 - 19:51 WIB

Penyedia Bergilir dari Setda sampai RSUD, Hingga Bangun Rumah Dinas Kejari dan Klinik Polres Pakai Uang APBD Waykanan, FAGAS Pertanyakan Independensi Penegak Hukum

Kamis, 15 Oktober 2026 - 18:11 WIB

Tak Kunjung Ditemui, Demonstran Lampung Bentrok dengan Petugas Kementerian Imipas

Senin, 5 Oktober 2026 - 14:12 WIB

FAGAS Lampung “Bongkar Aib” Pengelolaan Anggaran Dinas PUPR Pringsewu

Senin, 5 Oktober 2026 - 13:41 WIB

JPSI Seret Dugaan Skandal KI dan KPID ke APH

Berita Terbaru

Pemerintahan

Anggaran BKAD Lambar 2023-2024 Bocor? FAGAS beberkan banyak temuan

Minggu, 1 Nov 2026 - 21:46 WIB