
METODIK.ID, Bandar Lampung – Pertarungan politik kini tak lagi hanya berlangsung di ruang-ruang rapat, panggung kampanye, atau baliho yang berjajar di pinggir jalan. Medan baru telah bergeser ke media sosial, tempat perhatian publik diperebutkan setiap detik.
Menyadari perubahan tersebut, Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Lampung mulai memperkuat “pasukan digital” dengan menggelar Pelatihan Pengelolaan Administrasi dan Media Sosial bagi operator DPC PKB dari 15 kabupaten/kota di Kantor DPW PKB Lampung, Minggu (12/7/2026).
Langkah ini menjadi bagian dari strategi PKB Lampung untuk memperluas jangkauan komunikasi politik sekaligus memastikan berbagai program dan aktivitas partai dapat tersampaikan kepada masyarakat melalui platform digital.
Wakil Sekretaris DPW PKB Lampung, Munir Abdul Haris, mengatakan media sosial kini menjadi instrumen penting dalam membangun komunikasi dengan masyarakat. Karena itu, kemampuan para pengelola media sosial di tingkat daerah perlu terus ditingkatkan.
”Agar media sosial kita semakin mengudara dan masif sehingga seluruh kegiatan PKB dapat diterima masyarakat. Oleh karena itu, kami melakukan peningkatan kapasitas staf DPC di 15 kabupaten/kota se-Lampung,” kata Munir dalam keterangan tertulis, Senin (13/7/2026).
Dalam pelatihan tersebut, peserta dibekali teknik pengelolaan konten untuk platform TikTok, Instagram, dan Facebook. Mereka tidak hanya menerima materi teori, tetapi juga langsung mempraktikkan teknik wawancara, fotografi, hingga penyusunan konten yang menarik dan mudah diterima publik.
Menurut Munir, tantangan terbesar bukan sekadar membuat konten yang menarik, melainkan menjaga konsistensi penyajian informasi di tengah derasnya arus media sosial.
”Target kami, media sosial PKB semakin masif, konsisten, istiqamah, dan terus mengudara sehingga masyarakat mengetahui berbagai kegiatan PKB secara struktural,” ujarnya.
Ia menilai keberhasilan komunikasi digital sangat bergantung pada kedisiplinan para operator di setiap daerah. Tanpa konsistensi, berbagai informasi dan program partai akan mudah tenggelam di tengah derasnya arus konten di media sosial.
Melalui pelatihan tersebut, DPW PKB Lampung berharap akun-akun resmi partai di daerah tampil lebih kreatif, informatif, dan dekat dengan masyarakat.
”Bahkan peserta langsung praktik wawancara dengan saya, praktik foto, dan pembuatan konten. Mereka sudah siap ‘berperang’ di media sosial,” ujar Munir.
PKB Lampung pun menargetkan wajah baru media sosial partai yang tidak lagi didominasi dokumentasi kegiatan seremonial, tetapi menghadirkan konten yang lebih hidup, komunikatif, serta mampu menyampaikan gagasan dan program partai secara lebih efektif kepada masyarakat.

Tidak ada komentar