Promosikan Jawa Tengah ke Investor China, Gubernur Ahmad Luthfi Ingin Investor Datang dan Melihat Langsung ke Jateng

- Jurnalis

Minggu, 24 Mei 2026 - 21:13 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Metodik JAKARTA, Potensi investasi energi baru terbarukan (EBT) dan pengelolaan sampah di Jawa Tengah ditawarkan langsung oleh Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi kepada para pengusaha asal China.

Penawaran ini dilakukan dalam forum Pertukaran Tokoh Politik dan Bisnis China-Indonesia.

Kegiatan yang merupakan bagian dari Program DBA Entrepreneur Scholar Cheung Kong Graduate School of Business (CKGSB) angkatan 12 itu berlangsung di Grand Hyatt Jakarta, Jumat, 22 Mei 2026.

Forum tersebut dihadiri puluhan investor dan pelaku usaha China yang telah menanamkan modal di Indonesia.

Dalam kesempatan itu, Ahmad Luthfi mengundang para pengusaha untuk datang langsung ke Jawa Tengah guna melihat peluang investasi yang tersedia.

Menurutnya, Jawa Tengah masih sangat terbuka bagi penanaman modal dari dalam maupun luar negeri.

Ia menjelaskan, capaian investasi Jawa Tengah sepanjang 2025 mencapai Rp110,02 triliun.

Nilai tersebut berasal dari penanaman modal asing (PMA) sebesar Rp50,86 triliun, penanaman modal dalam negeri (PMDN) Rp37,64 triliun, serta kontribusi UMK sebesar Rp21,52 triliun.

Baca Juga :  Kostiana Minta Bapenda Maksimalkan Potensi PAD yang Belum Tergarap

Sementara itu, pada triwulan I tahun 2026, realisasi investasi di Jawa Tengah telah mencapai Rp23,02 triliun dengan pertumbuhan ekonomi sebesar 5,89 persen.

Untuk mendukung iklim investasi, Jawa Tengah kini memiliki sekitar tujuh kawasan industri dan kawasan ekonomi khusus yang tersebar di sejumlah daerah.

Selain itu, terdapat 12 kabupaten/kota yang sedang menyiapkan kawasan industri baru guna mendorong pemerataan ekonomi.

“Tiongkok menjadi salah satu negara asal investasi tertinggi di Jawa Tengah, nilainya mencapai sekitar Rp10,13 triliun,” ungkapnya.

Dalam forum tersebut, Ahmad Luthfi juga menegaskan keseriusan pemerintah provinsi dalam mengembangkan sektor energi terbarukan dan pengolahan sampah berbasis energi.

Ia menyebut terdapat sedikitnya tujuh proyek EBT yang siap ditawarkan kepada investor.

Proyek itu meliputi pengembangan PLTS, mikrohidro, biogas, biomassa, gas rawa, waste to energy, hingga geothermal. kok

“Kami membuka peluang lebar-lebar bagi investasi pengolahan sampah di Jawa Tengah, sehingga akan membantu kami dalam rangka energi terbarukan,” katanya.

Sementara itu, CEO PT WOOK Global Technology, Cu Longhua menilai pertemuan antara pengusaha Indonesia dan Tiongkok perlu terus diperluas karena membuka peluang kolaborasi lintas sektor industri.

Baca Juga :  Enam Pejabat Dilantik, Pemprov Lampung Dorong Birokrasi Adaptif dan Berdampak

Menurut dia, perusahaan-perusahaan yang hadir menawarkan sumber daya industri berkualitas tinggi yang dapat diterapkan di berbagai bidang.

Industri ini mulai dari perlindungan lingkungan, pengelolaan limbah padat, restorasi ekologis tambang, energi baru, teknologi digital, manufaktur modern, hingga pertanian.

“Saat ini, Presiden Prabowo dengan penuh semangat mempromosikan pengelolaan sampah. Seperti menjadi pembangkit listrik. Kami adalah perusahaan terkemuka dalam industri ini di Tiongkok,” katanya.

Hal senada disampaikan CEO PT AAC Technologies Holding, Benjamin Pan. Ia menilai Indonesia memiliki prospek pasar dan potensi pertumbuhan ekonomi yang besar di kawasan Asia Tenggara.

“Kami melihat kemungkinan kolaborasi yang tak terbatas,” kata dia.

Sebagai informasi, Program DBA Entrepreneur Scholar dari Cheung Kong Graduate School of Business merupakan program doktoral eksekutif yang menggabungkan riset akademik dengan praktik bisnis dan kewirausahaan.

Program tersebut diperuntukkan bagi para pendiri usaha dan pimpinan perusahaan senior.

Follow WhatsApp Channel metodik.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Cegah Karhutla, Wahrul Fauzi Minta Karang Taruna Lampung Perkuat Edukasi hingga ke Desa
Reses Budiman AS Serap Aspirasi Warga Labuhan Dalam, Soroti Pendidikan hingga Infrastruktur ‎
Massa ALAM BAKA Geruduk Wisma Danantara, Soroti Aset PTPN Terbengkalai hingga Program KDMP-KNMP
Geruduk Badan Gizi Nasional, ALAM BAKA Tuntut Audit Menyeluruh Program MBG Lampung
Kepung Kejagung RI, ALAM BAKA Desak Tetapkan Tersangka Kasus Mafia Tanah dan Korupsi di Lampung
Harlah, PKB Lampung Tegaskan Komitmen Tebar Kebermanfaatan
DPRD Lampung Desak Semua Wajib Pajak Air Permukaan Pasang Water Meter
Janggal! FAGAS Curigai Proyek Jalan-Trotoar SMI Bandar Lampung Sarat Rekayasa Tender
Berita ini 0 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Jumat, 14 Agustus 2026 - 22:12 WIB

Cegah Karhutla, Wahrul Fauzi Minta Karang Taruna Lampung Perkuat Edukasi hingga ke Desa

Kamis, 13 Agustus 2026 - 15:09 WIB

Massa ALAM BAKA Geruduk Wisma Danantara, Soroti Aset PTPN Terbengkalai hingga Program KDMP-KNMP

Senin, 10 Agustus 2026 - 16:02 WIB

Geruduk Badan Gizi Nasional, ALAM BAKA Tuntut Audit Menyeluruh Program MBG Lampung

Senin, 10 Agustus 2026 - 15:35 WIB

Kepung Kejagung RI, ALAM BAKA Desak Tetapkan Tersangka Kasus Mafia Tanah dan Korupsi di Lampung

Minggu, 9 Agustus 2026 - 14:44 WIB

Harlah, PKB Lampung Tegaskan Komitmen Tebar Kebermanfaatan

Berita Terbaru

Pendidikan

Polinela Disoal, Fagas Laporkan Temuan ke Kemdiktisaintek RI

Selasa, 18 Agu 2026 - 11:08 WIB