Aris Tama: Jaga Independensi Aparat, Jangan Kaitkan Hukum dengan Presiden Tanpa Dasar

- Jurnalis

Selasa, 21 Juli 2026 - 15:35 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

METODIK.ID, Jakarta – Ketua Umum Aliansi Rakyat Mahasiswa Anak Daerah (ARMADA), Aris Tama, menegaskan bahwa proses penegakan hukum di Indonesia harus berjalan secara independen, profesional, dan bebas dari intervensi maupun kepentingan politik.

Pernyataan tersebut disampaikan menanggapi polemik terkait pernyataan Ketua DPP Partai Gerindra, Bambang Haryadi, yang meminta kuasa hukum mantan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus), Febrie Adriansyah, Hotman Paris Hutapea, agar tidak mengaitkan Presiden Prabowo Subianto dengan proses hukum yang sedang berlangsung. Bambang menegaskan bahwa Presiden tidak pernah mengintervensi penegakan hukum dan berkomitmen tidak memberikan perlindungan kepada siapa pun yang tersangkut persoalan hukum, termasuk pejabat di lingkungan pemerintah.

Baca Juga :  Pemprov Lampung Dorong Ekosistem Pembiayaan Daerah Yang Transparan dan Berkelanjutan

Menurut Aris Tama, komitmen tersebut merupakan prinsip penting dalam negara hukum yang harus dijaga oleh seluruh pihak. Ia menekankan bahwa setiap perkara wajib diselesaikan melalui mekanisme hukum yang berlaku dengan menjunjung tinggi asas equality before the law atau persamaan di hadapan hukum.

“Kepercayaan publik terhadap penegakan hukum hanya dapat terjaga apabila seluruh pihak menghormati independensi aparat penegak hukum dan tidak menggiring opini yang mengaitkan suatu perkara dengan kepentingan politik ataupun Presiden tanpa dasar yang jelas,” ujar Aris Tama.

Ia menambahkan, proses hukum harus dijauhkan dari berbagai narasi yang berpotensi memengaruhi persepsi publik maupun mengganggu independensi lembaga penegak hukum. Menurutnya, setiap warga negara memiliki kedudukan yang sama di hadapan hukum tanpa memandang jabatan, status, maupun kedekatan politik.

Baca Juga :  Ketua DPRD Hadiri Festival Foto IJP Lampung

ARMADA juga mengajak seluruh elemen bangsa untuk mengedepankan asas praduga tak bersalah, menghormati proses peradilan yang sedang berlangsung, serta menjaga kepercayaan masyarakat terhadap institusi penegak hukum.

“Penegakan hukum harus menjadi instrumen keadilan, bukan arena tarik-menarik kepentingan. Semua pihak memiliki tanggung jawab untuk menjaga suasana yang kondusif dan menghormati proses hukum hingga memperoleh putusan yang berkekuatan hukum tetap,” tutup Aris Tama.
Follow WhatsApp Channel metodik.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Gubernur Mirza Sambut Positif Lampung Jadi Tuan Rumah Kongres PB HMI ke-XXXIII
Sambut Kepemimpinan Baru PBNU, PKB Lampung Utara Panjatkan Doa dan Harapan
Muktamar Ke-35, Mbak Khoir: PKB dan NU Satu Akar, Satu Cita-Cita, Satu Napas Perjuangan
Gubernur Mirza Pastikan Penanganan Karhutla Berjalan Terpadu, Modifikasi Cuaca Diperkuat Water Bombing
BUMDes Disiapkan Jadi Motor Ekspor, Pemprov Lampung Dorong Peningkatan Pendapatan Desa
Pemprov Lampung Mulai OMC untuk Tekan Karhutla dan Kekeringan
Modus “Pecah Paket” Menguat, Gradasi Desak Anggaran Miliaran Rupiah BPKAD Lamsel Wajib Diperiksa
Cegah Karhutla, Wahrul Fauzi Minta Karang Taruna Lampung Perkuat Edukasi hingga ke Desa
Berita ini 7 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Jumat, 4 September 2026 - 06:01 WIB

Gubernur Mirza Sambut Positif Lampung Jadi Tuan Rumah Kongres PB HMI ke-XXXIII

Senin, 31 Agustus 2026 - 14:33 WIB

Sambut Kepemimpinan Baru PBNU, PKB Lampung Utara Panjatkan Doa dan Harapan

Kamis, 27 Agustus 2026 - 15:23 WIB

Muktamar Ke-35, Mbak Khoir: PKB dan NU Satu Akar, Satu Cita-Cita, Satu Napas Perjuangan

Kamis, 27 Agustus 2026 - 11:44 WIB

Gubernur Mirza Pastikan Penanganan Karhutla Berjalan Terpadu, Modifikasi Cuaca Diperkuat Water Bombing

Kamis, 27 Agustus 2026 - 11:29 WIB

BUMDes Disiapkan Jadi Motor Ekspor, Pemprov Lampung Dorong Peningkatan Pendapatan Desa

Berita Terbaru