
Aris Tama Ketua Umum ARMADAMETODIK.ID, JAKARTA — Ketua Umum ARMADA, Aris Tama, menegaskan bahwa Way Rarem merupakan salah satu warisan pembangunan strategis di Lampung yang memiliki nilai sejarah, ekonomi, sosial, dan peradaban yang penting bagi masyarakat. Sebagai putra daerah Pekurun, Way Rarem, Lampung Utara, Aris menilai keberadaan bendungan tersebut telah menjadi bagian dari identitas dan perjalanan pembangunan daerah.
Menurut Aris, sejak dibangun pada era 1980-an, Way Rarem tidak hanya berfungsi sebagai infrastruktur pengairan yang menopang sektor pertanian, tetapi juga menjadi sumber kehidupan bagi masyarakat melalui sektor perikanan, ekonomi rakyat, dan pariwisata daerah.
“Way Rarem bukan sekadar bendungan. Ia adalah simbol sejarah pembangunan Lampung Utara, simbol ketahanan pangan, dan bukti bahwa infrastruktur publik mampu menjadi fondasi kesejahteraan masyarakat,” kata Aris Tama.
Ia menjelaskan bahwa generasi muda perlu memahami sejarah Way Rarem sebagai bagian dari memori kolektif daerah. Menurutnya, pembangunan tidak hanya diukur dari proyek yang berdiri, tetapi juga dari manfaat yang mampu dirasakan masyarakat lintas generasi.
“Bagi masyarakat Pekurun dan Way Rarem, bendungan ini bukan hanya bangunan fisik. Ia adalah saksi perjalanan pembangunan, sumber penghidupan masyarakat, dan bagian dari identitas daerah yang harus dijaga bersama,” ujarnya.
Aris menilai berbagai tantangan yang dihadapi Way Rarem saat ini, mulai dari persoalan lingkungan hingga kebutuhan revitalisasi kawasan, memerlukan perhatian serius dari seluruh pemangku kepentingan. Ia mendorong adanya langkah pembangunan berkelanjutan agar fungsi strategis Way Rarem tetap terjaga di masa mendatang.
“Daerah yang maju adalah daerah yang mampu merawat sejarah pembangunannya. Way Rarem harus dipandang sebagai aset strategis yang memiliki nilai ekonomi, sosial, budaya, dan lingkungan sekaligus,” tegasnya.
Lebih jauh, Aris mengajak pemerintah, masyarakat, akademisi, dan generasi muda untuk bersama-sama menjaga keberlanjutan Way Rarem sebagai salah satu ikon pembangunan Lampung. Menurutnya, pelestarian kawasan tersebut merupakan investasi jangka panjang bagi masa depan daerah.
“Way Rarem adalah cerita tentang bagaimana pembangunan dapat mengubah kehidupan masyarakat. Karena itu, keberadaannya harus terus dirawat sebagai warisan sejarah, simbol kemajuan, dan modal pembangunan masa depan Lampung,” tutup Aris Tama.





Tidak ada komentar