Gelaran Munas HIPMI Picu Polemik, Panglima GML Indonesia Lampung Gaungkan Kondusivitas

- Jurnalis

Selasa, 9 Juni 2026 - 18:41 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Panglima GML Indonesia Provinsi Lampung, Arif Gunawan

Panglima GML Indonesia Provinsi Lampung, Arif Gunawan

METODIK.ID, BANDARLAMPUNG — Musyawarah Nasional Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Munas HIPMI) yang dijadwalkan digelar pada 10–11 Juni 2026 di Hotel Novotel Bandar Lampung menuai polemik. Isu muncul setelah salah satu calon ketua umum (Caketum) HIPMI disebut datang membawa massa yang diduga preman.

Panglima GML Indonesia Provinsi Lampung, Arif Gunawan, menyoroti dinamika yang terjadi pada gelaran Musyawarah Nasional Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Munas HIPMI) di Hotel Novotel Bandar Lampung, GML Imdonesia Provinsi Lampung mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk bersama-sama menjaga kondusifitas, keamanan, ketertiban dan jangan sampai menimbulkan kericuhan atau merugikan kepentingan umum.

“Lampung adalah rumah kita bersama. Junjung tinggi falsafah hidup masyarakat Lampung yang berakar pada lima prinsip moral utama yang dikenal sebagai Piil Pesenggiri. Kelima nilai ini menjadi pedoman etika, harga diri, dan tata krama dalam bermasyarakat, berinteraksi, dan menjunjung tinggi nilai-nilai kebersamaan,” tegas Bang Gun.

Bang Gun menyatakan pihaknya siap mengawal keamanan dan kenyamanan masyarakat selama Munas berlangsung.

“Saya dan rekan-rekan mendukung acara Munas HIPMI di Kota Bandar Lampung dan kami siap menjaga keamanan dan kenyamanan masyarakat Kota Bandar Lampung selama Munas berlangsung,” Lanjut Bang Gun.

Bang Gun menegaskan akan menghimpun semua pasukan Ormas yg ada di lampung.

Baca Juga :  Bukan Sekadar Bendungan, Way Rarem Merupakan Simbol Sejarah dan Peradaban Lampung

Bang Gun juga menyampaikan Kalau sampai ada pihak pihak yang  mencoba  membuat kerusuhan yang berpotensi menimbulkan gangguan kita akan bergerak, dan apabila ada oknum yang membuat onar di Bumi Lampung pihaknya akan bertindak tegas.

“Ini Bumi Lampung …Jangan sok jago mengatas namakan preman….. Jangan bikin gaduh di bumi Lampung… Tutup Bng Gun dengan nada lantang. (Red)

Follow WhatsApp Channel metodik.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Masjid Istiqlal dan Jalan Panjang Menuju Perdamaian Dunia
Siapa yang Diuntungkan dari Bisnis Ilegal di Balik Jeruji?
Residensi Sastra Cipta Puisi 2026 Resmi Dibuka, 30 Peserta Ikuti Pembinaan Intensif
“Iddah Politik” di Muktamar NU: Aturan yang Kehilangan Relevansi?
Piala di Atas Panggung, Rapor Merah di Bawah Meja: Ironi “Anugerah Pembangunan Terpuji” untuk Pendidikan Lampung
Meriah di Permukaan Kosong Keberpihakan, Antara HUT RI dan APBD yang Ingkar Janji
PAJAK Soroti Dugaan Penyimpangan Anggaran Miliaran Rupiah di Sekretariat DPRD Kota Metro, Siapkan Aksi ke Kejagung dan KPK
Catatan untuk Pemprov Lampung soal Polemik Tanah Ryacudu
Berita ini 3 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Jumat, 25 September 2026 - 22:46 WIB

Masjid Istiqlal dan Jalan Panjang Menuju Perdamaian Dunia

Kamis, 24 September 2026 - 17:53 WIB

Siapa yang Diuntungkan dari Bisnis Ilegal di Balik Jeruji?

Rabu, 2 September 2026 - 11:10 WIB

Residensi Sastra Cipta Puisi 2026 Resmi Dibuka, 30 Peserta Ikuti Pembinaan Intensif

Minggu, 30 Agustus 2026 - 18:10 WIB

“Iddah Politik” di Muktamar NU: Aturan yang Kehilangan Relevansi?

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 08:23 WIB

Piala di Atas Panggung, Rapor Merah di Bawah Meja: Ironi “Anugerah Pembangunan Terpuji” untuk Pendidikan Lampung

Berita Terbaru