Kostiana Minta Bapenda Maksimalkan Potensi PAD yang Belum Tergarap

- Jurnalis

Kamis, 30 Juli 2026 - 17:57 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

METODIK.ID, Bandar Lampung – Wakil Ketua I DPRD Provinsi Lampung, Kostiana, mendorong Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Provinsi Lampung untuk mengoptimalkan seluruh potensi Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang selama ini belum tergarap maksimal. Langkah tersebut dinilai penting untuk menjaga stabilitas fiskal daerah sekaligus memastikan kebijakan anggaran benar-benar berpihak kepada kepentingan masyarakat.

‎Hal itu disampaikan Kostiana usai Badan Anggaran (Banggar) DPRD Lampung menyampaikan sejumlah rekomendasi terhadap kinerja Bapenda dalam rapat paripurna DPRD.

‎Menurutnya, seluruh rekomendasi yang diberikan DPRD bertujuan memperkuat kondisi fiskal daerah agar APBD ke depan semakin sehat dan mampu membiayai program-program yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat.

‎”Rekomendasi ini untuk menjaga fiskal daerah agar APBD kita ke depan lebih stabil. Yang paling utama adalah bagaimana keberpihakan keuangan daerah benar-benar diarahkan untuk kesejahteraan rakyat, terutama masyarakat Provinsi Lampung,” kata Kostiana saat diwawancarai di ruang kerjanya, Kamis (30/07/2026).

‎Ia menegaskan, hasil rekomendasi Banggar tersebut akan menjadi salah satu acuan dalam pembahasan APBD Perubahan 2026 maupun APBD Murni Tahun Anggaran 2027.

Baca Juga :  Enam Pejabat Dilantik, Pemprov Lampung Dorong Birokrasi Adaptif dan Berdampak

‎Kostiana juga menilai Bapenda masih memiliki pekerjaan rumah yang besar dalam menggali potensi PAD yang belum optimal.

‎”Ke depan Bapenda harus mampu mengoptimalkan PAD yang selama ini mungkin belum tergali. Itu menjadi pekerjaan rumah besar yang harus diselesaikan agar kemampuan fiskal daerah semakin kuat,” ujarnya.

‎Ia menambahkan, penguatan pendapatan daerah menjadi penting karena selama ini belanja pegawai dinilai belum sepenuhnya diimbangi dengan belanja program yang memberikan manfaat langsung kepada masyarakat.

‎Sebelumnya, Badan Anggaran DPRD Lampung memberikan sejumlah rekomendasi strategis kepada Bapenda. Pertama, mempercepat penetapan Nilai Jual Alat Berat (NJAB) melalui penerbitan Keputusan Gubernur terhadap 114 jenis alat berat, sekaligus mempercepat pendataan dan verifikasi faktual terhadap 207 unit alat berat milik 29 perusahaan pemegang Izin Usaha Pertambangan (IUP).

Baca Juga :  Indeks Pembangunan Statistik Lampung Naik, Diskominfotik Provinsi Lampung Fokus Perkuat Tata Kelola Statistik Jelang EPSS 2026

‎Kedua, mengoptimalkan penerimaan retribusi pemanfaatan Barang Milik Daerah (BMD) dengan mengevaluasi strategi pengelolaan aset serta kerja sama pemanfaatannya.

‎Ketiga, memperkuat sinergi penerimaan opsen Pajak Mineral Bukan Logam dan Batuan (MBLB) bersama pemerintah kabupaten/kota melalui koordinasi dengan Dinas ESDM, percepatan pendataan objek pajak, penyesuaian tarif, serta penerapan mekanisme split payment guna meningkatkan penerimaan daerah.

‎DPRD berharap seluruh rekomendasi tersebut dapat segera ditindaklanjuti sehingga kapasitas fiskal Provinsi Lampung semakin kuat dan mampu mendukung pembangunan serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat. (Red)

‎

Follow WhatsApp Channel metodik.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Anggaran BKAD Lambar 2023-2024 Bocor? FAGAS beberkan banyak temuan
Penyedia Bergilir dari Setda sampai RSUD, Hingga Bangun Rumah Dinas Kejari dan Klinik Polres Pakai Uang APBD Waykanan, FAGAS Pertanyakan Independensi Penegak Hukum
Tak Kunjung Ditemui, Demonstran Lampung Bentrok dengan Petugas Kementerian Imipas
FAGAS Lampung “Bongkar Aib” Pengelolaan Anggaran Dinas PUPR Pringsewu
JPSI Seret Dugaan Skandal KI dan KPID ke APH
Dominasi Penyedia di BPBJ Tanggamus, FAGAS: Sarat Pengondisian
FAGAS Bongkar Pola Janggal Belanja Sekwan Pringsewu
Kasus Diskominfo Lamsel Bergulir, FAGAS Ungkap Pola Janggal Belanja Rp 12 Miliar 
Berita ini 22 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Minggu, 1 November 2026 - 21:46 WIB

Anggaran BKAD Lambar 2023-2024 Bocor? FAGAS beberkan banyak temuan

Kamis, 15 Oktober 2026 - 18:11 WIB

Tak Kunjung Ditemui, Demonstran Lampung Bentrok dengan Petugas Kementerian Imipas

Senin, 5 Oktober 2026 - 14:12 WIB

FAGAS Lampung “Bongkar Aib” Pengelolaan Anggaran Dinas PUPR Pringsewu

Senin, 5 Oktober 2026 - 13:41 WIB

JPSI Seret Dugaan Skandal KI dan KPID ke APH

Senin, 5 Oktober 2026 - 11:33 WIB

Dominasi Penyedia di BPBJ Tanggamus, FAGAS: Sarat Pengondisian

Berita Terbaru

Pemerintahan

Anggaran BKAD Lambar 2023-2024 Bocor? FAGAS beberkan banyak temuan

Minggu, 1 Nov 2026 - 21:46 WIB