Sekdaprov Marindo Kurniawan Tinjau pembangunan Sekolah Rakyat di Kawasan Kota Baru, Diharapkan Siap Beroperasi pada Pekan Ketiga Juni 2026 Bertepatan dengan Tahun Ajaran 2026/2027

- Jurnalis

Minggu, 3 Mei 2026 - 12:42 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Metodik – LAMPUNG SELATAN, Sekretaris Daerah Provinsi Lampung Marindo Kurniawan, didampingi sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD), meninjau pembangunan Sekolah Rakyat Provinsi Lampung di kawasan Kota Baru, Lampung Selatan, Rabu (29/4/2026).

Kunjungan tersebut merupakan bentuk dukungan Pemerintah Provinsi Lampung dalam menyukseskan pembangunan Sekolah Rakyat yang ditargetkan mulai beroperasi pada Juni 2026, bertepatan dengan Tahun Ajaran 2026/2027.

Marindo menegaskan, pemerintah provinsi berkomitmen memastikan seluruh fasilitas pendukung siap saat pembangunan rampung.

“Kami memastikan saat waktu penyelesaian nanti, seluruh fasilitas pendukung seperti infrastruktur jalan, penerangan, dan lainnya sudah siap,” ujarnya.

Baca Juga :  Gubernur Rahmat Mirzani Djausal Raih Predikat Lulusan Terbaik Program Profesi Insinyur Fakultas Teknik Universitas Lampung Periode April 2026

Lokasi sekolah rakyat ini memang dirancang berada di pusat pendidikan di kawasan Kota Baru.

Marindo menyebutkan hingga saat ini, progres pembangunan telah mencapai sekitar 38 persen dan ditargetkan akan selesai pada 20 Juni 2026.

“Ditargetkan pada minggu ketiga Juni progres sudah mencapai 100 persen. Mudah-mudahan pada waktu tersebut sekolah ini sudah dapat dioperasionalkan,” kata Marindo.

Sekolah rakyat ini merupakan bagian dari program pembangunan 104 sekolah permanen di berbagai daerah, sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto.

Baca Juga :  SEAMEO BIOTROP Gelar Pelatihan Ekonomi Sirkular di Polinela, Dorong Pertanian Berkelanjutan

Dalam pelaksanaannya, lahan disiapkan oleh Pemerintah Provinsi Lampung, sementara konstruksi dikerjakan oleh Kementerian Pekerjaan Umum dengan pendanaan dari APBN.

Berdiri di atas lahan seluas 9,5 hektare, sekolah ini ditargetkan mampu menampung 1.080 peserta didik dalam 36 ruang kelas, masing-masing berkapasitas 30 siswa. Jenjang pendidikan yang disediakan meliputi SD, SMP, hingga SMA.

Selain ruang belajar, fasilitas yang disediakan juga mencakup gedung serbaguna, asrama, serta sarana olahraga.

Follow WhatsApp Channel metodik.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

IPB, SEAMEO BIOTROP, dan Polinela Latih Guru se-Lampung Terapkan Ekonomi Sirkular
SEAMEO BIOTROP Gelar Pelatihan Ekonomi Sirkular di Polinela, Dorong Pertanian Berkelanjutan
Taufik Rahman: 28 Tahun PKB Jadi Perjalanan Pengabdian untuk Masyarakat
Rektor UIN Raden Intan Lampung Dukung Penuh Zikir dan Doa Kebangsaan Jelang HUT ke-81 RI
SMA Al-Hidayah Kalisari Angkatan 1 Sukses Laksanakan Pendidikan Demokrasi Melalui MAKESTA dan Pemilihan Ketua PK IPNU-IPPNU
Rangkaian Harlah DPW PKB Lampung, Gelar Pengajian Bersama Santri dan Masyarakat LAM-SEL
Imelda Terpilih Aklamasi Jadi Ketua DPW PUAN Lampung 2025-2030
Kolaborasi Kita Bersuara, Kelas Impian, Fino Badut, dan BEM UIM Hadirkan Aksi Literasi di Desa Tajimalela
Berita ini 0 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Selasa, 4 Agustus 2026 - 23:05 WIB

IPB, SEAMEO BIOTROP, dan Polinela Latih Guru se-Lampung Terapkan Ekonomi Sirkular

Selasa, 4 Agustus 2026 - 22:49 WIB

SEAMEO BIOTROP Gelar Pelatihan Ekonomi Sirkular di Polinela, Dorong Pertanian Berkelanjutan

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 22:30 WIB

Taufik Rahman: 28 Tahun PKB Jadi Perjalanan Pengabdian untuk Masyarakat

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 12:49 WIB

Rektor UIN Raden Intan Lampung Dukung Penuh Zikir dan Doa Kebangsaan Jelang HUT ke-81 RI

Jumat, 31 Juli 2026 - 21:08 WIB

SMA Al-Hidayah Kalisari Angkatan 1 Sukses Laksanakan Pendidikan Demokrasi Melalui MAKESTA dan Pemilihan Ketua PK IPNU-IPPNU

Berita Terbaru